Mari Kenali Sejarah Ikan Koi

26 January 2018 - Kategori Blog

Pada saat ini penyuka ikan hias bertambah saja terus and terus menyebar ke seluruh kelompok masya-rakat. Meskipun kemampuan daya pembeliannya beranekamacam, masya-rakat di kota di Indonesia tidak sedikit yang mensempurnakan tempat tinggalnya dengan aquarium-aquarium yang diberi bervariasi ikan hias salah satunya adalah ikan koi. Ikan ini berasal dari Negara Japan. Di negeri matahari terbit itu, ikan koi berkembang pesat. Ikan koi merupakan ikan hias unggulan. Strain sisiknya yang memiliki macam-macam warna menjadikan ikan ini sangat disukai, terlebih oleh para petani ikan hias.

Ikan koi di Indonesia merupakan ikan hias idola & banyak digemari masyarakat luas karna tubuhnya yang penuh pesona & pricenya relatif tidak terlalu mahal. Ikan koi sekarang ini masih termasuk salah satu komoditas jual beli yang cukup menjanjikan di bidang perikanan.

Baca juga : Harga Ikan Koi Lengkap Terbaru 2018

Asal Usul Ikan Koi

Menurut asal usulnya, rakyat Cina adl yang awalnya menternakkan ikan carper, yaitu sekitar tahun 1300an. Meskipun begitu, pusat pembenihan ikan carper ada in Jepang yaitu terdapat di daerah pegunungan Ojiya, Niigata. Region ini terkenal sebagai produsen ikan karper, karna masyarakat di Ojiya tidak sedikit yang berbudidaya ikan carper buat lauk mereka di saat cuaca kering. Pada saat musim dingin, mereka tak mungkin melakukan karena region itu ditutupi salju. Pra cuaca jadi dingin, ikan carper itu akan menghuni kolam-kolam di dalam rumah, dan begitu lewat cuaca dingin ikan carper tersebut jadi pauk bagi warga Ojiya.

ikan koi, ikan mas koi, ikan hias koi, ikan koi besar, ikan koi murah, ikan koi jepang

Ikan koi awalnya berasal dari Cina, kemudian dikembangkan di Jepang khususnya di wilayah pegunungan Ojiya.

Melalui suatu pembudidayaan selama bertahun-tahun, sehingga didapatkan corak yang berwarna red / biru cerah. Itulah yang jadi titik awal yang memberi semangat mereka buat lalu mencoba-coba menghasilkan corak-corak yang lebih bagus. Akhirnya di tahun 1870 diperolehlah kohaku (merah & putih), menyusul di th. 1910 shirout-siiri (putih dan hittam) & kinutsuri (kuning dan hitam) &, garis turunannya mulai tampak & merupakan sesuatu yang tidak bisa diingkari.

Tahun 1930, mulailah ditemukan karper warna dengan strain yang lain. Jika pada mulanya cuman satu warna, kemudian disusul penemuan ikan koi dua warna dan 3 warna. Adapun ikan – ikan koi menarik yang lekas dimengerti yakni showa sanke (hitam, merah, dan putih). Disamping itu muncul pula ikan koi dengan starin lain kayak kinrin (sisik emas), ginrin (sisik perak), dan ogon (emas).

Baca juga : Jenis-Jenis Ikan Koi

Di tahun 1904, Jerman mengirimkan koi dengan sisik yang tak sempurna dan bahkan yang tak mempunyai sisik sama sekali, menjadi hadiah untuk jepang. Mereka lalu memelihara koi Jerman ini dengan model sisik umum untuk ikan koi, & hasilnya menyempurnakan keragaman dasar variasi di sisik koi. Pabila koi warna-warni jepang diketahui sebagai nishikigoi, lalu koi jerman ini populer dengan panggilan doitsugoi (koi Germany). Di bahasa Japan, nishiki mengandung pengertian kain yang aneka macam warna, sedangkan goi berarti tidak lain ialah karper. Nishikigoi akhirnya terkenal dengan sebutan ikan koi.

Sekian informasi singkat mengenai “Mari Kenali Sejarah Ikan Koi”. Luangkan sebagian kecil saja waktu untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman Anda. Hanya dengan klik Icon Social Media dibawah ini. Terimakasih – UD. Tirta Mas Agung Abadi

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *

 
Chat via Whatsapp